28.7 C
Jakarta
Sabtu, 26 September 2026
BerandaBerita PolisiMuncul Buku 'Memburu Muhammad' Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki

Muncul Buku ‘Memburu Muhammad’ Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki

Date:

Related stories

Muncul Buku ‘Memburu Muhammad’ Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki

Muncul Buku 'Memburu Muhammad' Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki Jakarta...

Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria Ditangkap

Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel,...

Polda Metro Bongkar Transaksi Sinte di Jakarta selatan, 2 Pria Ditangkap

Polda Metro Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria...

Polda Metro Jaya Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria Ditangkap

Polda Metro Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria...

Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria Ditangkap

Polda Metro Bongkar Transaksi Sinte di Jaksel, 2 Pria...
spot_imgspot_img

Muncul Buku ‘Memburu Muhammad’ Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki

Jakarta – Jagat media sosial dihebohkan kemunculan dua buku yang diduga melakukan penistaan terhadap agama. Polda Metro Jaya akan menyelidikinya.
Kedua buku tersebut disoal oleh netizen karena dianggap mengandung unsur penistaan agama. Dua buku yang dimaksud memiliki tajuk ‘Bukan Perawan Maria’ dan ‘Memburu Muhammad’.

Dalam postingan yang tersebar di media sosial, buku kontroversial tersebut dinarasikan ditulis oleh seseorang yang disebut pro-LGBT. Postingan media sosial juga memperlihatkan beberapa penggalan tulisan pada buku yang dianggap menistakan agama tertentu.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya baru mendapat informasi tersebut. Dia mengatakan buku tersebut akan didalami oleh pihak kepolisian.

“Ini pasti akan didalami baik itu dari Direktorat Siber apabila itu memang berada di dunia digital dan pasti juga akan ditangani dari pihak Ditreskrimum,” ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

Budi Hermanto mengatakan informasi menyesatkan yang sering memicu gangguan ketertiban menjadi perhatian pihak kepolisian. Apalagi apabila itu menyangkut unsur SARA.

“Kita melihat bagaimana adanya informasi-informasi yang menyesatkan masyarakat, apalagi terkait tentang suku, agama, dan ras. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini